PEMANFAATAN BIJI KARET DAN KATALISATOR BUANGAN PROSES PERENGKAHAN MINYAK BUMI PERTAMINA UNIT PENGOLAHAN III UNTUK PEMBUATAN BIODIESEL

Kiagus Ahmad Roni, Netty Herawati, Sunardi Sunardi

Abstract


Biji karet merupakan alternatif bahan baku biodiesel dan gliserol yang sangat potensial di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan Indonesia merupakan salah satu penghasil karet terbesar di Asia. Minyak biji karet belum banyak dimamfaatkan. Oleh karena itu, minyak biji karet ini perlu diolah, antara lain dengan mereaksikan minyak biji karet dengan alkohol atau proses alkoholisis, memakai katalisator buangan perengkahan minyak bumi Pertamina unit III, yang juga merupakan limbah, agar dapat dimamfaatkan. Desa Sumber Harum Kecamatan Tungkal Jaya dan Desa Margarahayu Kecamatan Muara Telang Kabupaten Musi Banyu Asin (MUBA) adalah desa-desa yang ada di kabupaten MUBA yang banyak kebun karet, namun pemanfaatan biji karet juga masih belum maksimal, hanya dibuang dan merupakan limbah. Dalam upaya memperdayakan masyarakat desa tersebut supaya dapat memetik hasil dari pemanfaatan biji karet untuk diolah menjadi produk gliserol dan ester (biodiesel). Tujuan dari pengabdian ini adalah selain menerapkan hasil penelitian Hibah Bersaing saya (Kiagus Ahmad Roni) yang didanai oleh DIKTI juga memberi pengetahuan dan percontohan kepada masyarakat Desa Sumber Harum Kecamatan Tungkal Jaya dan Desa Margarahayu Kecamatan Muara Telang Kabupaten Musi Banyu Asin (MUBA) dalam mengelola biji karet agar lebih bermanfaat. Metode yang digunakan adalah Partipatory Action Research. Kegiatan ini meliputi penyuluhan, pendampingan dan percontohan pada masyarakat.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32502/suluh%20abdi.v2i1.2713

Refbacks

  • There are currently no refbacks.