KERAJINAN LATEX SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KELURAHAN TALANG KEDONDONG DAN KARANG TARUNA SEBERANG ULU II SUMATERA SELATAN

Ch. Desi Kusmindari, Poppy Indriani, Arie Muzakir, Wiles Andika, Cahyono Hadi Prasetyo

Abstract


Indonesia merupakan salah satu negara penghasil karet terbesar di dunia Bersama Thailand dan Malaysia. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, produksi karet nasional pada 2018 mencapai 3,63 juta ton (angka sementara) turun 1,36% dibandingkan tahun sebelumnya. Provinsi penghasil karet terbesar adalah Sumatera Selatan, yang menghasilkan 982 ribu ton atau sekitar 27% dari total produksi karet nasional. Di urutan kedua, Sumatera Utara dengan produksi 461 ribu ton atau sekitar 12,7% dari total dan ketiga, Riau dengan produksi 369 ribu ton atau sekitar 9,5% dari total. (Kusnandar, 2019)Sebagai salah satu penghasil karet terbesar di Indonesia, perkebunan karet di Sumatera Selatan saat ini juga merupakan pendukung aspek perekonomian di lingkungan sekitar atau masyarakat. Karet diproduksi menjadi barang jadi maupun setengah jadi berupa latek, sheet, crum rubber, ban, dll. Namun di Sumatera Selatan produksi karet menjadi barang jadi masih sangat minim sekali, padahal apabila diolah dengan baik, karet dapat menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. (Zuhror, 2012) Kampung Talang Kedondong Kebun Bunga Kecamatan Sukarami merupakan kawasan industri kerajinan souvenir karet yang telah berdiri sejak tahun 2012. Kawasan ini terbentuk dari kerjasana dinas perindustrian Sumatera Selatan dengan Balitbangda . Barang yang dihasilkan berbagai macam jenis souvenir, seperti gantungan kunci, hiasan lemari es, bross, dan souvenir bagi instansi/industri lainnya. Sedangkan Karang Taruna Kecamatan Seberang Ulu II adalah sebuah organisasi masa yang sedang berkembang dan memiliki keinginan untuk maju dan membina orang muda  serta  menciptakan lapangan kerja.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32502/suluh%20abdi.v1i2.2271

Refbacks

  • There are currently no refbacks.