Pengendalian Kualitas Pada Produksi Karet Menggunakan Metode Six Sigma ( Studi Kasus : PT. Sri Trang Lingga Indonesia ( SLI))

Ela Parianti, Irnanda Pratiwi, Winny Andalia

Abstract


Proses produksi di PT Sri Trang Lingga Indonesia berasal dari bahan baku sampai ke proses pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui defect atau kecacatan produksi karet pada saat dry process dengan metode six-sigma pada PT. Sri Trang Lingga Indonesia (SLI). Six-sigma adalah suatu metode teknik pengendalian dan peningkatan kualitas pada suatu perusahaan. Metode Six Sigma bertujuan untuk memperbaiki kinerja, menemukan dan mengurangi faktor?faktor penyebab kecacatan dan kesalahan, mengurangi biaya operasi serta meningkatkan produktivitas, sehingga diharapkan perusahaan dapat mengurangi jumlah produk  cacat yang dihasilkan dengan jumlah yang cukup signifikan.Hasil yang dihasilkan dengan metode six-sigma dapat diketahui nilai DPMO, sigma atau kapasitas produksi dan kemampuan produksi (Yield) pada saat dry process yaitu nilai DPMO sebesar 300 kemungkinan cacat atau rusak untuk sejuta kali proses produksi atau 30,0 % Defect Per Million Opportunities (DPMO), nilai sigma atau kapasitas produksi sebesar 4,92 dan nilai kemampuan produksi (Yield) sebesar 99,89 %. Persentase dari reject tersebut adalah Reject white spot 55 %, dirty 24 % dan lengket di trolley 21 %.


Keywords


Karet; Cacat; DPMO; Proses Kering; Six-Sigma

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32502/js.v5i1.2967

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  


Jurnal Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri 
Diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palembang, Jl. Jenderal A. Yani 13 Ulu Plaju Palembang

  

Creative Commons License
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.