PROFIL KETERAMPILAN LITERASI SAINS SISWA DI SALAH SATU SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI DI SURAKARTA

Muhammad Nanda Utama, Rizka Ramadhani, Silmi Nur Rohmani, Baskoro Adi Prayitno

Abstract


Salah satu keterampilan penting yang termasuk dalam pengetahuan yang harus dimiliki peserta didik pada abad 21 adalah keterampilan literasi sains. Penelitian yang meneliti profil kompetensi Abad 21 siswa akan dapat menjadi dasar untuk pembuatan kebijakan dalam pendidikan serta dasar lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keterampilan literasi sains siswa di salah satu SMA Negeri di Surakarta. Metode penelitian adalah survei. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa di salah satu SMA Negeri di Surakarta dengan jumlah 890 siswa. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling sebesar 10% sehingga sampel penelitian adalah 90 siswa. Literasi sains diukur dengan menggunakan soal pilihan ganda PISA dengan pengembangan Moore & Foy (1997) tentang kemampuan dan sikap terhadap literasi sains. Analisis dilakukan dengan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah didapatkan kemampuan literasi sains di sebuah SMA Negeri di Surakarta adalah 55% dan tergolong dalam kategori rendah. Perlunya mengintegrasikan keterampilan literasi sains dalam pembelajaran agar siswa mampu menyelesaikan masalah dengan konsep-konsep sains dan memanfaatkan teknologi yang ada.

 

One of the important skills included in the knowledge that must be possessed by students in the 21st century is scientific literacy skill. Research examining the 21st Century competency profile of students will be the basis for policy making in education as well as further foundation. This study aimed to measure students' scientific literacy skill in one of State High Schools in Surakarta. The study method was survey. Population in the study was all students in one of State High Schools in Surakarta with 890 students.The sampling technique used stratified random sampling of 10% so that the study sample was 90 students. Science literacy was measured by using PISA multiple choice questions with the development of Moore & Foy (1997) about abilities and attitudes towards scientific literacy. The analysis was carried out with quantitative descriptive. The obtained result of the study was that scientific literacy skill in one of State High Schools in Surakarta was 55% and classified as low. The need to integrate scientific literacy skill in learning so students are able to solve problems with science concepts and utilize existing technology.


Keywords


literasi sains; PISA; kemampuan dan sikap sains; Moore & Foy; science literacy; capabilities and attitudes to science

Full Text:

PDF

References


Adisendjaja, & Hilmi, Y. (2007). Analisis Buku Ajar Biologi SMA Kelas X di Kota Bandung Berdasarkan Literasi Sains. Bandung: UPI.

Arends, R. (2012). Learning to Teach, Ninth Edition. New York: McGraw-Hill Companies, Inc.

Arohman, M., Saefudin, & Priyandoko, D. (2016). Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Pembelajaran Ekosistem. Prosiding Seminar Nasional XIII Biologi FKIP UNS 2016, 90–92. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Mahardika, E.A.S., Suwono, H., & Indriwati, S. E. (2016). Eksplorasi Kemampuan Awal Literasi Biologi Siswa Kelas X Literasi Biologi Siswa Kelas X SMAN 7 Malang. Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Ke-1: Isu-isu Kontemporer Sains, Lingkungan, dan Inovasi Pembelajarannya, 21 Mei 2016, 728-732. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Cope, B., & Kalantzis, M. (2009). “Multiliteracies”: New Literacies, New Learning. Pedagogies: An International Journal, 4 (3), 164-195.

Dewi, F. (2015). Proyek Buku Digital: Upaya Peningkatan Keterampilan Abad 21 Calon Guru Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek. Metodik Didaktik, 9 (2), 1-15.

Diana, S., Rachmatulloh, A., & Rahmawati, E. S. (2015). Profil Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA Berdasarkan Instrumen Scientific Literacy Assesments (SLA). Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi FKIP UNS 2015, 285-291. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Dinata, A. N. (2014). Pengaruh Field Trip Terhadap Kemampuan Literasi Sains dan Sikap Sains Siswa SMA pada Materi Ekosistem. Skripsi, tidak diterbitkan. Universitas Pendidikan Indonesia.

Fakhriyah, F., Masfuah, S., Roysa, M., Rusilowati, A., & Rahayu, E. S. (2017). Student’s Science Literacy in the Aspect of Content Science? Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6 (1), 81-87.

Fauzi, A., & Sa’diyah, W. (2019). Students’ Metacognitive Skills from The Viewpoint of Answering Biological Questions: Is It Already Good? Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 8 (3), 317-327.

Fauzi, A. (2019). Profile of Junior High School Students’ Critical Thinking Skills in Answering Questions Related to Biological Concepts. Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains, 8 (1), 51-63.

Firman, H. (2007). Laporan Analisis Literasi Sains Berdasarkan Hasil PISA Nasional Tahun 2006. Jakarta: Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Depdiknas.

Frydenberg, M. E., & Andone, D. (2011). Learning for 21st Century Skills. IEEE’s International Conference on Information Society, 27-29 June 2011, 314-318. London, UK.

Hidayah, R., Salimi, M., & Susanti, T. (2017). Critical Thinking Skill: Konsep dan Inidikator Penilaian. Jurnal Taman Cendekia, 1 (2), 127- 134.

Moore, R. W., & Foy, R. L. H. (1997). The Scientific Attitude Inventory: A Revision (SAI II). Journal of Research in Science Teaching: The Official Journal of the National Association for Research in Science Teaching, 34 (4), 327-336.

Nugraheni, N. C., Paidi, & Triatmanto. (2017). Kemampuan Literasi Sains Kelas X SMA Negeri Mata Pelajaran Biologi Berdasarkan Topografi Wilayah Gunungkidul. UNY Journal Student, 6 (5), 261-271.

OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development). (2016). PISA 2009 Results: What Students Know and Can Do–Student Performance in Reading, Mathematics, and Science (Volume I). Paris: OECD Publishing.

Palennari, M., Taiyeb, M., & Saenab, S. (2018). Profile of Students’ Metacognitive Skill Based on Their Learning Style. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1028). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1028/1/012030

Partnership for 21st Century Skills. (2002). Learning for The 21st Century: A Report and Mile Guide for 21st Century Skills.

Permanasari. (2010). Membangun Keterkaitan antara Mengajar dan Belajar Pendidikan Sains SMP untuk Meningkatkan Science Literacy Peserta Didik. Dalam Teori, Paradigma, Prinsip dan Pendekatan Pembelajaran MIPA dalam konteks Indonesia. Bandung: JICAFMIPA UPI.

Purwanto, M.N. (2008). Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahayuni. (2016). Hubungan Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Sains pada Pembelajran IPA Terpadu dengan Model PBM dan STM. Jurnal Penelitian dan Pembelajran IPA, 2 (2), 131-146.

Rahmawati, S. Y. D., Ashadi, & Susilowati, E. (2018). Student’s Profile about Critical Thinking Ability on Hydrocarbon Compounds Concept. In AIP Conference Proceedings (Vol. 020047, p. 020047). https://doi.org/10.1063/1.5054451

Rizkita, L., Suwono, H., & Susilo, H. (2016). Analisis Kemampuan Awal Literasi Sains Siswa SMA Kota Malang. Prosiding Seminar Nasional II, 26 Maret 2016, 771-781. Malang: Kerjasama Prodi Pendidikan Biologi FKIP dengan Pusat Studi Lingkungan dan Kependudukan (PSLK) Universitas Muhammadiyah Malang.

Schwarz, G. (2005). Overview: What Is Media Literacy, Who Cares, and Why? Yearbook of the National Society for the Study of Education, 104 (1), 5–17.

Suciati, Resty, Ita, Itang, Nanang, E., Meikha, Prima, & Reny. (2014). Identifikasi Kemampuan Siswa dalam Pembelajaran Biologi Ditinjau dari Aspek-aspek Literasi Sains. Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) IV 2014. Surakarta: Program Studi Magister Pendidikan Sains FKIP Universitas Sebelas Maret.

Toharudin, U., Hendrawati, S., & Rustaman, A. (2011). Membangun Literasi Sains Peserta Didik. Bandung: Humaniora.

Windyariani, S. (2017). Kemampuan Literasi Sains Siswa SD pada Konteks Melestarikan Capung. Jurnal Pendidikan Biologi, 10 (1), 17- 21.




DOI: https://doi.org/10.32502/dikbio.v3i2.1296

Copyright (c) 2019 Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi

Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi is indexed by:

       


Creative Commons License
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.