Sambungan Kayu pada Selubung Fasad Rumah Vernakular sebagai Kajian Pembelajaran Dasar Struktur dalam Arsitektur

Panji Anom Ramawangsa, Atik Prihatiningrum

Abstract


Arsitektur vernakular adalah perwujudan yang terbentuk dari nilai budaya, klimatologi dan tertuang dalam wujud fisik arsitektural. Kawasan Desa Gunung Alam merupakan salah satu area yang memiliki rumah hunian vernakular yang masih bertahan eksistensinya hingga sekarang. Selubung fasad merupakan menelaah bagian terluar bangunan yang dikaji melalui sambungan konstruksi struktur, dalam kasus ini adalah sambungan bahan material alami pada bangunan. Pembelajaran matakuliah Dasar Struktur Dalam Arsitektur memiliki capaian dalam penggunaan  jenis struktur sederhana pada bangunan. Tujuan penelitian ini adalah menjadikan bangunan vernakular sebagai studi preseden yang baik dalam memberikan kontribusi kepada pembelajaran matakuliah Dasar Struktur Dalam Arsitektur dalam hal menelaah rangkaian selubung fasad rumah vernakular untuk dijadikan bahan pembelajaran  struktur sederhana di era pembangunan yang modern sekarang ini. Metode penelitian menggunakan observasi langsung di lapangan dengan mengumpulkan data terukur dan data dokumentasi untuk di tuang dalam model 3d. Hasil yang di dapat adalah, terdapat beberapa sambungan konstruksi yang dibuat secara buatan pada dinding fasad yang menjadi pengetahuan baru dalam keberlanjutan pembelajaran di dunia arsitektur ke depannya. 


Keywords


fasad; Gunung Alam; material alami; tektonika; vernakular.

Full Text:

PDF

References


Aji, S., & Dermawan, L. (2013). Alternatif Sambungan Finger Joint Pada Balok Kayu Terhadap Pengujian Kuat Lentur. Majalah Ilmiah UKRIM, Edisi 2, 12–26.

Basri, M. (2017). Elemen-elemen Arsitektur Vernakular dalam Analisa Ruang dan Bentuk pada Gereja Pohsarang. Jurnal RUAS, 15(1), 35–47

Mentayani, I., & Muthia, P. R. (2017). Menggali Makna Arsitektur Vernakular: Ranah, Unsur, dan Aspek-Aspek Vernakularitas. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2017, Temu Ilmiah, I10-116. https://doi.org/10.32315/ti.6.i109

Mulyadi, R. (2017). Efektifitas fasad selubung ganda dalam mengurangi beban panas pada dinding luar bangunan. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 6(1), 70–75. https://doi.org/10.32315/jlbi.6.1.70

Tarigan, R. (2016). Arsitektur Vernakular Berbasis Arsitektur Tradisional : Menuju Arsitektur Lokal Yang Berkelanjutan. Tesa Arsitektur, 14(1), 23–32.

Utami, M. N., Wildan, M. M., Saputro, A. D., & AP, R. A. U. (2014). Kajian Sustainable Material Bambu , Batu , Ijuk dan Kayu pada. Reka Karsa, Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, 2(2), 1–10.




DOI: https://doi.org/10.32502/arsir.v4i1.2380

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Arsir



Indexed by:

   

Arsir : Jurnal Arsitektur is lisenced under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.