OPTIMALISASI DOSIS KOAGULAN ALUMINIUM SULFAT DAN POLI ALUMINIUM KLORIDA (PAC) (STUDI KASUS PDAM TIRTA MUSI PALEMBANG)

Rizka Mayasari, Merisha Hastarina

Abstract


PDAM Tirta Musi merupakan salah satu perusahaan penyedia air minum di Palembang. Sumber air baku yang digunakan PDAM Tirta Musi Palembang seluruhnya berasal dari sungai Musi yang terbagi kedalam dua intake yaitu Intake Karang Anyar dan Intake 1 Ilir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan jenis dan dosis koagulan yang tepat dalam proses pengolahan air baku menjadi air minum. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah tentang penggunaan jenis koagulan yang efektif dan efisien dalam memperbaiki kualitas air baku di kedua intake Percobaan pengolahan telah dilakukan pada dua intake tersebut dengan cara koagulasi-flokulasi menggunakan alat jar test untuk mendapatkan dosis koagulan optimum. Dosis optimum yang diperoleh adalah alumunium sulfat 35 ppm dengan efesiensi sebesar 66,1% dan biaya bahan baku Rp 140, 00 /m3. 35 ppm dengan efesiensi sebesar 66,1% dengan biaya bahan baku sebesar Rp 140,00 per m3 untuk pengolahan air baku di intake karang Anyar. Sedangkan koagulan optimum air baku di intake 1 Ilir adalah Poly Aluminium Chloride cair 25 ppm dengan efesiensi sebesar 63,9% dengan biaya bahan baku sebesar Rp 120,00 per m3.

Keywords


biaya, dosis optimum, efisiensi, koagulan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32502/js.v3i2.1273

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY: