EFEKTIFITAS BENTONIT SEBAGAI ADSORBEN PADA PROSES PENINGKATAN KADAR BIOETANOL

Atikah Atikah

Abstract


Penelitian ini bertujuan meningkatkan kadar bioetanol menggunakan proses adsorpsi dengan bentonit sebagai adsorben. Ukuran partikel koloid yang sangat kecil dan kapasitas permukaan ion yang tinggi menyebabkan bentonit mempunyai sifat mengadsoprsi. Proses adsorpsi lebih efektif dan efisien dari segi penggunaan energi untuk memisahkan bioetanol dan air. Proses adsorpsi dilakukan secara batch,  dengan memasukkan bioetanol kadar 70% dan bentonite yang telah teraktivasi dengan HCL 1 M kemudian dilakukan pengadukan. Proses adsorpsi dilakukan masing-masing selama 30, 50, 70, 90 dan 110 menit. Selanjutnya bioetanol dan bentonite dipisahkan untuk mendapatkan bioetanol murni yang selanjutnya dianalisa kadar bioetanolnya menggunakan Gas Chromatography (GC). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar etanol dengan makin banyak jumlah adsorben dan semakin lama waktu proses. Hasil terbaik berlangsung pada waktu proses 110 menit dan berat bentonite 50 gram dengan kadar bioetanol 93,29% dan peningkatan kadar 77,63% dari kadar awal 70% .


Full Text:

PDF

References


Barrer, FRS, R.M., 1978. Zeolites and Clay Minerals as Sorbents and Molecules. Academic Press, New York.

Boonfung, C and Rattanaphanee, P., 2010. Pressure Swing Adsorption with Cassava Adsorbent for Dehydration of Ethanol Vapor. World Academy of Science, Engineering and Technology, 71.

Carmo, M. J., and Gubulin, J.C., 1997. Ethanol-Water Adsorption on Commercial 3a Zeolites: Kinetic And Thermodynamic Data. Braz. J. Chem. Eng., 14, 3.

Febriana, V. 2009. Pengaruh Suhu Kalsinasi pada Aktivasi Zeolit Alam terhadap Kemampuan Mengadsorpsi Ion Besi(III). Skripsi S1. Universitas Negeri Malang, Malang.

Groggins, P.H., 1992. Unit Process in Organic Synthesis. Mc Graw Hill Book Company, New York.

Heraldy, E.; Hisyam, S. W. 2003. Characterization and Activation of Natural Zeolite from Ponorogo. Indonesian Journal of Chemistry. Vol. 3, 91-97.

Igbokwe, P. K., Okolomike, R.O, and Nwokolo, S.O., 2008. Zeolite for Drying of Ethanol-Water System from A Nigerian Clay Resource. Journal of the University of Chemical Technology and Metallurgy, 43, 1, 109-112.

Levine, I. N. 2002. Physical Chemistry,6th Ed., McGraw Hill, New York, p. 570.

Lee S, Speight JG, Loyalka SK. 2007. Hand Book Of Alternative Fuel Technologies. USA: CRC Taylor and Francis Group.

Ma’ruf, A., dan Mulyadi, A.H., 2010. Pembuatan Zeolit Pelet sebagai Adsorben pada Pembuatan Bioetanol Tradisional. Laporan Penelitian, Program Studi Teknik Kimia, UMP, Purwokerto.

Mccabe, L. W.; Smith, C. J.; Harriot, P. 2004. Unit Operation of Chemical Engineering, 7th Ed., McGraw-Hill, New York.

McMillan, J.D. 1997. Bioethanol Production: Status And Prospects. Renewable Energy, 10, 295

Niven, R.K. 2005. Ethanol in Gasoline: Environmental Impacts and Sustainability. Review Article. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 9, 535

Plham, C.B., Mansigan, V.E., and Luis, V.S. Development of Low Energy Process of Water Adsorption from Ethyl Alcohol. National Institutes of Biotechnology and Applied Microbiology, U.P. at Los Banos, College, Laguna, Philippines

Rakhmatullah, D.K.A., Wiradini, G., dan Ariyanto, N.P., 2007. Pembuatan Adsorben dari Zeolit Alam dengan Karakteristik Adsorption Properties untuk Kemurnian Bioetanol. Program Studi Teknik Fisika, FTI, ITB, Bandung.

Rini, D. K. 2010. Optimasi Aktivasi Zeolit Alam untuk Dehumifikasi Udara. Skripsi S1, Universitas Diponegoro, Semarang.

Rongsayamanont, C., and Sopajaree, K., 2007. Modification of Synthetics Zeolite Peliets from Lignite Flay Ash : Pelletization. World of Coal Ash (WOCA), Covington, Kentucky, USA.

Srihapsari.D. 2006. Penggunaan Zeoit Alam yang Telah Diaktivasi dengan Larutan HCl untuk Penyerap Logam – Logam Penyebab Kesadahan Air. Semarang: Jurusan Kimia.Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.Universitas Negeri Semarang.

Sun Y., Cheng J. 2002. Hydrolysis of Lignocellulosic Materials for Ethanol Production : a review. Bioresource




DOI: https://doi.org/10.32502/jd.v2i2.1200

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Distilasi is indexed by: