PEMANFAATN LIMBAH KERAMIK TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Revisdah M.T, Ririn Utari

Abstract


Banyaknya pabrik keramik di Sumatera Selatan sehingga menyisakan limbah, baik itu limbah padat,cair dan udara.Jika tidak di olah dengan benar akan menjadikan masalah lingkungan, dimana jika limbah keramik padat (sisa-sisa potongan keramik) dimanfaatkan untuk pembuatan beton, maka akan mengurangi limbah padat. Beton didefinisikan sebagai sebuah bahan yang diperoleh dengan mencampurkan agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil/ batu pecah), semen, air, dan bahan tambahan lain (admixtures) bila diperlukan dan apabila beton telah mengeras, bila campuran beton belum mengeras (plastis) bahan tersebut disebut spesi beton.
Limbah keramik merupakan bahan utama yang digunakan sebagai bahan campuran. Penggunaan limbah keramik ini diharapkan bisa menjadi bahan tambah yang bisa berfungsi untuk menghasilkan beton yang bermutu serta bisa di aplikasikan langsung pada campuran beton guna memperoleh beton yang berkualitas baik tanpa mengabaikan segi kekuatan dari beton itu sendiri.
Dari hasil pengujian, beton dengan penambahan limbah keramik sebesar 8%, 10%, 12% dan 14% mengalami peningkatan kuat tekan beton dengan hasil kuat tekan beton sebesar 251.46 kg/cm2, 258.21 kg/cm2, 260.22 kg/cm2 dan 268.94 kg/cm2 untuk masing-masing variasi. Selanjutnya kuat tekan beton mengalami penurunan pada penambahan variasi 16%, 18% dan 20%, dengan hasil kuat tekan beton masing-masing sebesar 249.88 kg/cm2, 226.03 kg/cm2 dan 208.82 kg/cm2. Penambahan limbah keramik untuk kuat tekan beton optimumya terjadi pada persentase limbah keramik 14%.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32502/jbearing.v5i4.1677

DOI (PDF): https://doi.org/10.32502/jbearing.v5i4.1677.g1400

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by :

Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Palembang

P-ISSN : 2085-6261

E-ISSN : 2623-1409

Email : bearing@um-palembang.ac.id